<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blogspreneur.info &#187; Motivasi</title>
	<atom:link href="http://blogspreneur.info/category/motivasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blogspreneur.info</link>
	<description>Kumpulan artikel seputar Bisnis, Motivasi, Monetisasi Blog, dan Bisnis Online</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Aug 2010 15:51:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Kisah Semut dan Lalat</title>
		<link>http://blogspreneur.info/kisah-semut-dan-lalat</link>
		<comments>http://blogspreneur.info/kisah-semut-dan-lalat#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jul 2010 13:47:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Roziqin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[bangkai lalat]]></category>
		<category><![CDATA[cara menjadi pemenang]]></category>
		<category><![CDATA[cara-cara baru]]></category>
		<category><![CDATA[kisah motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[kisah seekor lalat]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah Semut dan Lalat]]></category>
		<category><![CDATA[lalat]]></category>
		<category><![CDATA[makanan lezat]]></category>
		<category><![CDATA[nasib]]></category>
		<category><![CDATA[pintu rumah kaca]]></category>
		<category><![CDATA[semut merah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogspreneur.info/?p=178</guid>
		<description><![CDATA[Kisah dibawah ini menceritakan tentang sebuah perjuangan yang tidak mendatangkan hasil dengan cara-cara lama. Dari cerita dibawah ini nanti kita akan dapat mengambil hikmah bahwa, &#8220;Para pemenang tidak melakukan hal-hal yang berbeda, mereka hanya melakukannya dengan cara yang berbeda.&#8221; Berikut ceritanya: Beberapa ekor lalat beterbangan di atas sebuah tong sampah di depan sebuah rumah. Kemudian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kisah dibawah ini menceritakan tentang sebuah perjuangan yang tidak mendatangkan hasil dengan cara-cara lama. Dari cerita dibawah ini nanti kita akan dapat mengambil hikmah bahwa, &#8220;Para pemenang tidak melakukan hal-hal yang berbeda, mereka hanya  melakukannya dengan cara yang berbeda.&#8221; Berikut ceritanya:</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa ekor lalat beterbangan di atas sebuah tong sampah di depan sebuah rumah. Kemudian ada anak kecil yang keluar dan tidak menutup kembali pintu rumah. Pintu rumah tersebut terbuat dari kaca.<span id="more-178"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Lalu terlihat seekor lalat bergegas untuk terbang memasuki rumah itu. Si lalat tersebut langsung menuju sebuah meja makan yang penuh dengan makanan lezat.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Aku bosan dengan sampah-sampah itu, ini saatnya diriku menikmati makanan segar&#8221;, kata lalat itu. Setelah si lalat kenyang, ia kemudian ingin keluar dan terbang menuju pintu yang sama saat dia masuk, namun ternyata pintu kaca itu telah terutup rapat.</p>
<p style="text-align: justify;">Si lalat hinggap sebentar di kaca pintu memandangi teman-temannya yang melambaikan tangannya seolah meminta agar dia bergabung kembali dengan mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Si lalat terbang di sekitar kaca, sesekali melompat dan menerjang kaca itu, dengan tak kenal menyerah si lalat mencoba keluar dari pintu kaca. Lalat itu merayap mengelilingi kaca dari bawah ke atas dan dari kiri ke kanan bolak-balik, demikian terus dan terus berulang-ulang. Hari semakin petang, si lalat itu nampak lelah dan kelaparan. Esok paginya, lalat itu terkulai lemas dan terkapar di lantai.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak jauh dari tempat itu, terlihat serombongan semut merah berjalan beriringan keluar dari sarangnya untuk mencari makan. Saat mereka menjumpai lalat yang tak berdaya itu, dengan serentak mereka berkerumun dan menggigit tubuh lalat itu beramai-ramai hingga mati. Kemudian kawanan semut itu pun beramai-ramai mengangkut bangkai lalat yang malang itu menuju sarang mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Di dalam perjalanan, seekor semut kecil bertanya kepada temannya yang lebih tua, &#8220;Ada apa dengan lalat ini, Pak? Mengapa dia sekarat?&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Oh, hal seperti ini sudah sering terjadi, ada saja lalat yang mati sia-sia seperti ini. Sebenarnya mereka ini telah berusaha, lalat itu sudah sungguh-sungguh berjuang keras untuk berusaha keluar dari pintu kaca itu. Namun ketika tak juga menemukan jalan keluar, dia frustasi dan kelelahan hingga akhirnya jatuh sekarat dan menjadi menu makan malam kita.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Semut kecil itu nampak mengangguk-angguk, namun masih penasaran dan bertanya lagi, &#8220;Aku masih belum mengerti, bukannya lalat itu sudah berusaha keras? Tapi kenapa tidak berhasil?&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Masih sambil berjalan dan mengangkut bangkai lalat, semut tua itu menjawab, &#8220;Lalat itu adalah lalat yang tak kenal menyerah dan telah mencoba berulang kali, hanya saja dia melakukannya dengan cara-cara yang sama.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Semut tua itu memerintahkan rekan-rekannya berhenti sejenak sambil melanjutkan perkataannya, namun kali ini ia berkata dengan mimik dan nada lebih serius, &#8220;Ingat anak muda, jika kamu melakukan sesuatu dengan cara yang sama tapi mengharapkan hasil yang berbeda, maka nasib kamu akan sama seperti lalat ini.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogspreneur.info/kisah-semut-dan-lalat/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengubah Pahitnya Kehidupan menjadi Kedamaian dan Kebahagiaan</title>
		<link>http://blogspreneur.info/mengubah-pahitnya-kehidupan-menjadi-kedamaian-dan-kebahagiaan</link>
		<comments>http://blogspreneur.info/mengubah-pahitnya-kehidupan-menjadi-kedamaian-dan-kebahagiaan#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 May 2010 17:01:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Roziqin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[bertahan dalam masalah]]></category>
		<category><![CDATA[kedamaian dan kebahagiaan]]></category>
		<category><![CDATA[menguatkan hati]]></category>
		<category><![CDATA[Mengubah Pahitnya Kehidupan menjadi Kedamaian dan Kebahagiaan]]></category>
		<category><![CDATA[meringankan masalah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogspreneur.info/?p=134</guid>
		<description><![CDATA[Saat kita dirundung suatu masalah, besarnya masalah tersebut sangat bergantung pada diri kita. Apabila ada 2 orang individu mengalami suatu masalah yang sama, salah seorang dari mereka mengaku itu adalah masalah yang berat, namun bisa saja salah seorang lainnya mengatakan itu adalah masalah biasa atau bahkan itu adalah masalah yang ringan. Sesekali, coba anda taburkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Saat kita dirundung suatu masalah, besarnya masalah tersebut sangat bergantung pada diri kita. Apabila ada 2 orang individu mengalami suatu masalah yang sama, salah seorang dari mereka mengaku itu adalah masalah yang berat, namun bisa saja salah seorang lainnya mengatakan itu adalah masalah biasa atau bahkan itu adalah masalah yang ringan.<span id="more-134"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Sesekali, coba anda taburkan segenggam penuh kopi kedalam secangkir air lalu anda minum. Pahit bukan? Lalu cobalah segenggam kopi lagi anda taburkan di telaga, lalu bandingkan rasanya! Maka anda sekarang akan mendapati air yang segar dan bahkan tidak pahit sama sekali.</p>
<p style="text-align: justify;">Sahabat, pahitnya kehidupan adalah layaknya segenggam kopi tadi, tidak lebih dan tidak kurang. Wadah yang kita miliki, yaitu hati dan perasaan kita adalah yang menentukan rasa pahit yang kita rasakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Jangan jadikan hati kita sebagai gelas, tetapi buatlah hati ini seperti telaga yang mampu menampung segala kepahitan hingga menjadi tidak terasa dan tidak mempengaruhi kesegaran dan kedamaian kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Marilah kita belajar dan berusaha terus-menerus. Mari kita latih agar hati kita menjadi seluas telaga agar segala pahitnya kehidupan dapat kita ubah menjadi kedamaian dan kebahagiaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Taruhlah setiap masalah dalam genggaman tangan. Besarkan dan kuatkan hati ini untuk menerima dan bertahan dalam setiap hantaman masalah kehidupan, dan tersenyumlah untuk mengubah pahitnya kehidupan menjadi kedamaian dan kebahagiaan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogspreneur.info/mengubah-pahitnya-kehidupan-menjadi-kedamaian-dan-kebahagiaan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mindset Tetap dan Mindset Berkembang</title>
		<link>http://blogspreneur.info/mindset-tetap-dan-mindset-berkembang</link>
		<comments>http://blogspreneur.info/mindset-tetap-dan-mindset-berkembang#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 17:01:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Roziqin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[bersaing]]></category>
		<category><![CDATA[berusaha]]></category>
		<category><![CDATA[ciptaan Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[fokus pada kemampuan]]></category>
		<category><![CDATA[jenis mindset]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan]]></category>
		<category><![CDATA[kemampuan dasar]]></category>
		<category><![CDATA[mengembangkan kecerdasan]]></category>
		<category><![CDATA[mindset]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab stress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogspreneur.info/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[Dalam dunia ini manusia diciptakan Tuhan dengan berbeda antar satu dengan yang lain. Meskipun banyak dari kita yang dicipitakan kembar, tetap ada perbedaan, tidak ada yang sama persis. Manusia diciptakan dengan kemampuan berbeda, karakter berbeda, tempramen berbeda, hingga nasib yang berbeda. Perbedaan inilah yang menjadikan kita harus bersaing antar satu dengan yang lain. Lalu, dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Dalam dunia ini manusia diciptakan Tuhan dengan berbeda antar satu dengan yang lain. Meskipun banyak dari kita yang dicipitakan kembar, tetap ada perbedaan, tidak ada yang sama persis.</p>
<p style="text-align: justify;">Manusia diciptakan dengan kemampuan berbeda, karakter berbeda, tempramen berbeda, hingga nasib yang berbeda. Perbedaan inilah yang menjadikan kita harus bersaing antar satu dengan yang lain.<span id="more-73"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Lalu, dengan bekal kemampuan dasar yang telah diberi Tuhan itu, apakah kita akan menggunakan seadanya saja atau berusaha mengubahnya ke arah lebih baik?</p>
<p style="text-align: justify;">Jika anda memiliki kecerdasan yang berbeda dengan orang lain, lalu anda menemukan seseorang yang memiliki kecerdasan diatas anda. Manakah yang akan anda pilih:</p>
<ol>
<li> Bersaing dengan orang yang setara atau dibawah anda.</li>
<li> Berusaha untuk menjadi sama atau mengungguli orang yang diatas anda tersebut, atau</li>
<li> Terus belajar tanpa peduli siapapun yang berada diatas anda.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Apabila anda memilih jawaban pertama, berarti anda memiliki mindset tetap. Dengan mindset ini anda berkeyakinan bahwa kecerdasan anda tidak dapat diubah. Intelegensi/kecerdasan anda adalah hal yang sangat mendasar, sehingga anda tidak dapat berbuat banyak untuk mengubahnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bila jawaban yang anda pilih adalah jawaban kedua, anda akan ter<a href="http://blogspreneur.info/category/motivasi"title="Motivasi" >motivasi</a> untuk belajar lebih giat hingga anda memiliki kemampuan yang sama atau diatas orang tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun begitu, bagi seseorang yang kurang tahan terhadap tekanan hal ini dapat menyebabkan stress. Anda akan mencurahkan tenaga anda untuk mendapatkan posisi yang setara dengan saingan anda lalu berusaha mengunggulinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam pilihan yang kedua ini, anda akan dibatasi oleh seseorang yang ada diatas anda itu. Anda akan terfokus pada kemampuannya, bukan pada kemampuan anda. Anda akan berusaha untuk sama dengannya, lalu perlahan-lahan berusaha mengunggulinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bila anda memilih jawaban yang ketiga, anda akan melakukan apapun tanpa mempedulikan siapa pesaing anda. Anda belajar terus tanpa peduli seberapa besar kemampuan anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Pilihan ketiga ini adalah pilihan seseorang yang memiliki mindset berkembang. Mereka percaya bahwa kecerdasan dapat diubah. Kemampuan dapat dikembangkan, dan segala anugerah pemberian Tuhan ini dapat terus diubah dan dikembangkan untuk menjadi lebih baik.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda tidak memiliki batas untuk berusaha. Anda akan terus belajar dan menghadapi tantangan dengan leluasa tanpa mengkhawatirkan seberapa besar kemampuan yang anda miliki saat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Pilihan manapun yang anda pilih, ingatlah bahwa yang cerdas di awal belum tentu cerdas di akhir, yang beruntung di awal belum tentu akan memiliki keberuntungan yang sama di akhir.</p>
<p style="text-align: justify;">Tentunya pilihan ini akan berganti-ganti sesuai keadaan yang berlangsung. Semua tergantung usaha kita untuk mengubahnya menjadi lebih baik atau membiarkannya tetap pada keadaan awal.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogspreneur.info/mindset-tetap-dan-mindset-berkembang/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah Pengemudi dan Teknisi</title>
		<link>http://blogspreneur.info/kisah-pengemudi-dan-teknisi</link>
		<comments>http://blogspreneur.info/kisah-pengemudi-dan-teknisi#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 00:00:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Roziqin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[bersemangat dalam karir]]></category>
		<category><![CDATA[faktor penentu sukses]]></category>
		<category><![CDATA[hidup berkualitas]]></category>
		<category><![CDATA[memulai karir dari nol]]></category>
		<category><![CDATA[pendapatan direktur utama]]></category>
		<category><![CDATA[pengemudi]]></category>
		<category><![CDATA[teknisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogspreneur.info/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Ada sebuah cerita tentang 2 Orang yang melamar kerja. Yang satu sebagai Pengemudi dan satunya lagi sebagai Teknisi. Mereka sama-sama mulai karir dari nol dengan pendidikan yang setara. Yang satu lulusan SMA dan yang satunya lulusan STM. Setelah 15 tahun berlalu, Si Pengemudi tetap menjadi Pengemudi dengan pendapatan yang tetap setara dengan 15 tahun lalu. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Ada sebuah cerita tentang 2 Orang yang melamar kerja. Yang satu  sebagai Pengemudi dan satunya lagi sebagai Teknisi. Mereka sama-sama mulai karir dari nol dengan pendidikan yang setara. Yang satu lulusan SMA dan yang satunya lulusan STM.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah 15 tahun berlalu, Si Pengemudi tetap menjadi Pengemudi dengan pendapatan yang tetap setara dengan 15 tahun lalu. Sedangkan teknisi kini sudah menjadi Direktur Utama dengan pendapatan yang jauh di atas pendapatannya 15 tahun lalu.<span id="more-16"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Mengapa bisa terjadi seperti ini? Apakah yang membuat penghasilan mereka berbeda secara mencolok? padahal mereka mulai dengan modal yang hampir sama.</p>
<p style="text-align: justify;">Ternyata Si Pengemudi beranggapan bahwa dia sudah ditakdirkan Tuhan untuk memiliki Darah orang kecil. Dari kakek, ayah, hingga saudara-saudaranya memang hanya menjadi orang kecil sejak dahulu. Sehingga ia diajarkan untuk tidak memiliki keinginan macam-macam agar tidak stres dan harus bersyukur dengan pendapatan berapapun yang ia terima.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan si teknisi, ia menjalani karirnya dengan semangat untuk menjadi orang besar. Dia bekerja dengan sangat rajin, teliti, berkompeten, mau belajar hal-hal baru, ringan tangan membantu rekan-rekannya yang lain, serta mempunyai inisiatif tinggi untuk membawa perusahaan tempat ia bekerja menjadi lebih maju dan berhasil.</p>
<p style="text-align: justify;">Sampai suatu hari, ketika pimpinan perusahaan yang lama harus menangani  perusahaan lain yang lebih besar dan butuh memerlukan penggantinya, ia yang dipilih, dengan alasan bahwa ialah orang yang paling tahu dan paling menguasai operasional perusahaan ini secara detail.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, bagaimana kita mengambil kesimpulan dari cerita diatas? Apakah kesuksesan seseorang ditentukan oleh darah orang tua mereka? (mana ada teori demikian) Jadi faktor apakah yang menentukan kesuksesan?</p>
<p style="text-align: justify;">Dari cerita diatas, salah satu pelajaran yang dapat kita ambil adalah, kesuksesan ditentukan oleh sikap kita, bagaimana kita melakukan yang terbaik dalam pekerjaan kita, yakin akan berhasil, dan pantang menyerah.</p>
<p style="text-align: justify;">Selama ini ternyata masyarakat kita banyak yang dikerdilkan oleh kepercayaan dan keyakinan yang salah yang tertanam dalam benak mereka.  Mereka beranggapan bahwa mereka sudah ditakdirkan menjadi orang kecil, Sehingga menjadi budaya mereka untuk tidak mempunyai keinginan macam-macam, tidak bercita-cita tinggi, dan menerima hidup yang alakadarnya tanpa usaha lebih untuk menjadikan hidup lebih berkualitas.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimanapun keadaannya, sukses merupakan hak setiap orang. Tuhan memberi kesempatan yang sama kepada setiap makhluknya untuk berusaha mencari kesuksesan dalam hidupnya. Sudahkah kesempatan ini kita manfaatkan?</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogspreneur.info/kisah-pengemudi-dan-teknisi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Kerdilkan Cita-citamu, Tapi bercita-citalah Secara Benar</title>
		<link>http://blogspreneur.info/jangan-kerdilkan-cita-citamu-tapi-bercita-citalah-secara-benar</link>
		<comments>http://blogspreneur.info/jangan-kerdilkan-cita-citamu-tapi-bercita-citalah-secara-benar#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2010 00:00:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Roziqin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[bercita-cita secara benar]]></category>
		<category><![CDATA[berguna bagi nusa bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[cita-cita]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[langkah meraih cita-cita]]></category>
		<category><![CDATA[mewujudkan cita-cita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogspreneur.info/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Apa cita-citamu? Pilot, Polisi, Dokter, Guru, Pembalap, Presiden, dll. Kata-kata inilah yang sering terdengar dari mulut anak-anak, termasuk juga dari mulut kita ketika masih sangat lugu dahulu. Dan ketika beranjak dewasa, perlahan-lahan kita mulai meragukan cita-cita yang pernah kita dambakan waktu kecil itu. Kawan, sebenarnya yang membuat kita tidak berhasil adalah keraguan yang ada pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa cita-citamu? Pilot, Polisi, Dokter, Guru, Pembalap, Presiden, dll.</p>
<p style="text-align: justify;">Kata-kata inilah yang sering terdengar dari mulut anak-anak, termasuk juga dari mulut kita ketika masih sangat lugu dahulu. Dan ketika beranjak dewasa, perlahan-lahan kita mulai meragukan cita-cita yang pernah kita dambakan waktu kecil itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Kawan, sebenarnya yang membuat kita tidak berhasil adalah keraguan yang ada pada diri kita akan cita-cita yang kita inginkan. Kita sering ragu dengan kemampuan kita sendiri. Apakah aku sanggup menjadi Pilot? Apakah orang sepertiku layak menjadi Presiden?<span id="more-9"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Nah, ternyata keraguan-keraguan itulah yang mengkerdilkan kita. Baik secara perlahan atau cepat kita akan semakin menjauh dan meninggalkan cita-cita yang kita idam-idamkan dulu. Ketahuilah, bahwa ketakutan dan keraguan itu adalah suatu kekuatan yang sangat besar yang akan menahan langkah kita untuk meraih cita-cita.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi mulai sekarang marilah kita tetapkan cita-cita kita secara benar. Bercita-citalah secara real. Banyak orang dewasa memiliki cita-cita ingin menjadi orang yang berguna bagi Bangsa dan Negara. Jadi, jangan salahkan Tuhan bila dari mereka ada yang menjadi Pemulung, Tukang sapu, dll. Bukankah profesi-profesi itu juga berguna bagi Bangsa dan Negara dalam hal kebersihan? mereka kebanyakan tidak mengetahui bahwa cita-cita mereka telah diwujudkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, sekali lagi bercita-citalah secara real. Apabila anda ingin menjadi guru, tetapkanlah ingin menjadi Guru apa? Kalau ingin berbisnis, tetapkan bisnis apa yang akan anda jalani? Jangan sampai  kita salah memilih cita-cita kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi marilah bercita-cita setinggi mungkin. Bukankah bercita-cita itu gratis? ^_^</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogspreneur.info/jangan-kerdilkan-cita-citamu-tapi-bercita-citalah-secara-benar/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Set Up Mental Untuk Berbisnis Online</title>
		<link>http://blogspreneur.info/set-up-mental-untuk-berbisnis-online</link>
		<comments>http://blogspreneur.info/set-up-mental-untuk-berbisnis-online#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 15:13:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Roziqin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[kunci keberhasilan bisnis online]]></category>
		<category><![CDATA[kunci utama untuk sukses]]></category>
		<category><![CDATA[memperoleh penghasilan dari internet]]></category>
		<category><![CDATA[mental pebisnis online]]></category>
		<category><![CDATA[mindset]]></category>
		<category><![CDATA[penghasilan besar]]></category>
		<category><![CDATA[perkembangan teknologi informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogspreneur.info/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Setelah membuat blog, sebelum melangkah lebih jauh ke bisnis online anda perlu membangun yang namanya mindset terlebih dahulu. Mindset adalah pola pikir yang akan mempengaruhi setiap tindakan kita, tujuan kita, dan semangat kita untuk mencapai tujuan itu. Dalam berbisnis online akan banyak tantangan, baik offline maupun online. Di daerah-daerah di Indonesia ternyata banyak yang belum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Setelah membuat blog, sebelum melangkah lebih jauh ke <a href="http://blogspreneur.info/category/bisnis-online"title="Bisnis Online" >bisnis online</a> anda perlu membangun yang namanya mindset terlebih dahulu. Mindset adalah pola pikir yang akan mempengaruhi setiap tindakan kita, tujuan kita, dan semangat kita untuk mencapai tujuan itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam berbisnis online akan banyak tantangan, baik offline maupun online. Di daerah-daerah di Indonesia ternyata banyak yang belum mengenal bisnis online ini. Banyak yang tidak tahu dan meragukan kalau dari internet kita dapat benar-benar memperoleh penghasilan.<span id="more-7"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Tak ayal, cemoohan pun terlontar dari beberapa mulut yang belum mengenal bisnis ini. Ada yang menganggap buang-buang waktu di depan komputer, orang kurang kerjaan, sampai ada yang berpikiran negatif ketika melihat datang ke warnet (<em>taunya di Internet cuma bokep doang, gag kreatif blas</em>).</p>
<p style="text-align: justify;">Namun melihat perkembangan Teknologi Informasi yang sangat pesat di Indonesia, masyarakat lambat laun pasti akan mengerti.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk itulah, mental pebisnis online harus dipupuk, apapun tantangan di dunia nyata, apapun kata orang lain disana, selama kita menjalankan bisnis ini dengan jujur dan cara yang halal.</p>
<p style="text-align: justify;">Di dunia maya pun persaingan yang terjadi tak kalah hebat (kan bisnisnya memang disini). Berbagai hambatan pasti ada. Mungkin bagi pebisnis online pemula ada sebagian yang tak kunjung dapat penghasilan yang diidam-idamkan meski berbagai cara sudah dilakukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kesabaran adalah kunci utama untuk sukses dalam menjalankan bisnis online. Kita ga bisa <em>grusa-grusu</em> dalam hal ini kesuksesan sama dengan di dunia nyata, ga ada sukses yang instan. Kalau ada yang menawarkan penghasilan besar dalam waktu singkat itu pasti penipuan.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, kesabaran, keuletan, ketelatenan merupakan kunci keberhasilan bisnis online. Semua ini akan dapat dijalani kalau kita Ikhlas dan senang dengan yang kita lakukan. Banyak pebisnis online yang saking senangnya dengan bisnis yang mereka jalankan, mereka merasa seperti berlibur saat berbisnis.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, selamat membangun mindset anda dan selamat menjalankan bisnis online. Percayalah! Bisnis Online pasti menghasilkan. <img src='http://blogspreneur.info/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://i689.photobucket.com/albums/vv258/miftahurroziqin/MentalPebisnisOnline.jpg" target="_blank"><img class="aligncenter" style="border: 1px solid black;" src="http://i689.photobucket.com/albums/vv258/miftahurroziqin/MentalPebisnisOnline.jpg" border="1" alt="Mental Pebisnis Online" width="259" height="191" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogspreneur.info/set-up-mental-untuk-berbisnis-online/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blogspreneur.info sudah dibuka</title>
		<link>http://blogspreneur.info/blogspreneur-info-sudah-dibuka</link>
		<comments>http://blogspreneur.info/blogspreneur-info-sudah-dibuka#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Jan 2010 07:44:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Roziqin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[Monetisasi Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[blogspreneur]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogspreneur.info/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Bismillahirrohmanirrohim 18 Desember 2009 bertepatan dengan tanggal kelahiran pemilik Blog ini, Blogspreneur.info sudah resmi dibuka. Blog ini nantinya akan saya isi dengan Kumpulan artikel seputar Bisnis, Motivasi, Monetisasi Blog, dan Bisnis Online. Artikel-artikel yang ada dalam blog ini merupakan hasil dari pengalaman pribadi, opini, serta pengetahuan yang penulis dapat. Dalam perjalanannya, tentunya blog ini akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillahirrohmanirrohim</p>
<p style="text-align: justify;">18 Desember 2009 bertepatan dengan tanggal kelahiran pemilik Blog ini, <a href="http://blogspreneur.info/"title=" Kumpulan artikel seputar Bisnis, Motivasi, Monetisasi Blog, dan Bisnis Online " >Blogspreneur</a>.info sudah resmi dibuka. Blog ini nantinya akan saya isi dengan Kumpulan artikel seputar Bisnis, <a href="http://blogspreneur.info/category/motivasi"title="Motivasi" >Motivasi</a>, <a href="http://blogspreneur.info/category/monetisasi-blog"title="Monetisasi Blog" >Monetisasi Blog</a>, dan <a href="http://blogspreneur.info/category/bisnis-online"title="Bisnis Online" >Bisnis Online</a>. Artikel-artikel yang ada dalam blog ini merupakan hasil dari pengalaman pribadi, opini, serta pengetahuan yang penulis dapat.<span id="more-1"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam perjalanannya, tentunya blog ini akan mendapat banyak sekali tantangan. Untuk itu partisipasi pembaca untuk ikut serta memberikan tanggapannya melalui komentar sangat penulis harapkan demi terbentuknya blog yang informatif dan berguna bagi pembaca.</p>
<p style="text-align: justify;">Penulis akan berusaha memberikan yang terbaik bagi pembaca. Info-info seputar Bisnis, Motivasi, Monetisasi Blog, dan Bisnis Online dapat anda peroleh melalui blog ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogspreneur.info/blogspreneur-info-sudah-dibuka/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
