Trading Options sering disebut dengan opsi saham merupakan alat finansial bagi para pemilik modal/penanam modal ritel kecil di seluruh dunia yang memberi peluang penanam modal tersebut untuk mendapat keuntungan sebesar-besarnya dengan dana sekecil-kecilnya.

Dalam Trading Option ini ada beberapa pilihan / Option yang memerlukan analisa dan kepercayaan diri dalam mengambil keputusan.

Untuk mengambil keputusan yang tepat, maka kita perlu memahami pengertian dari Option ini. Sebagai gambaran, saya berikan ilustrasi sebagai berikut :

Misal, ada tanah dijual dengan harga 500 Juta. Kemudian ada pembeli yang berminat untuk membeli tanah tersebut, namun ia hanya memiliki uang 50 Juta. Pembeli tersebut berjanji akan melunasi sisanya 3 bulan kedepan.

Setelah terjadi kesepakatan, pembeli tersebut membuat surat kontrak dan membayar 50 Juta sebagai tanda jadi atau DP (Down Payment) pembelian tanah tadi.

Dalam surat kontrak tertera, apabila sampai waktu jatuh tempo pembeli tidak berhasil melunasi sisa pembayarannya maka tanah akan diambil kembali oleh pihak penjual dan uang muka tidak dapat dikembalikan (hangus).

Cerita 1 :

1 Bulan kemudian tanah tersebut terkena bencana Lumpur Lapindo, sehingga harga tanah langsung anjlok hingga berkisar 200 juta an. Ada dua Option/pilihan yang dapat dilakukan pembeli tanah tadi, yaitu:

  • Tetap melunasi tanah seharga 500 Juta, walaupun sudah pasti akan rugi.
  • Membiarkan tanah tersebut hingga waktu jatuh tempo dan tanah akan disita kembali, sehingga pembeli hanya akan mendapat kerugian sebesar 50 juta.

Nah, secara logika sudah tentu kita akan memilih option kedua bukan?

Cerita 2 :

1 Bulan kemudian di area sekitar tanah tersebut dibangun tempat wisata dan pusat perbelanjaan yang menyebabkan harga tanah naik hingga 3 kali lipat. Maka, Option yang dapat dilakukan pembeli adalah:

  • Segera mencari pinjaman uang dan melunasi sisa pembayaran tanah tadi (sebanyak 450 juta) lalu menjualnya dengan harga 3 X lipat atau lebih kepada orang lain.
  • Pembeli tidak mencari pinjaman, tetapi menjual surat kontrak atau tanda jadi tadi kepada orang lain dengan harga beberapa kali lipat dari semula (missal 100 juta, 150 juta, atau 200 juta).

Dari 2 Cerita diatas dapat kita ambil kesimpulan bahwa dengan Trading Option, potensi kerugian kita terbatas (limited), yaitu sebesar harga uang muka tanah tadi (50 Juta).

Namun profit kita tidak terbatas (unlimited) sepanjang harga tanah yang naik terus – menerus.